2009-09-08

Tidak Berpuasa Ramadhan

"... Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
(Q.S. Al Baqarah:184)

Orang yang diberi keringanan berbuka dan wajib meng-qadha.

1. Orang sakit yang ada harapan sembuh
2. Musafir

Qadha puasa adalah mengganti puasa sebanyak hari yang ditinggalkan di hari lain di luar bulan Ramadhan.


Orang yang diberi keringanan dan tidak wajib meng-qadha.

1. Orang sakit yang tidak ada harapan sembuh
2. Orang tua yang sudah lemah
3. Orang yang bekerja sangat berat sepanjang tahun
4. Wanita hamil atau menyusui

Bagi mereka diwajibkan membayar fidyah, yaitu memberi makan 1 (satu) orang miskin sehari, sebanyak hari yang ditinggalkan.

Di PKPU, fidyah dapat dibayarkan dengan uang yang nilainya disesuaikan dengan gaya hidup orang yang bersangkutan.
Misal: setiap hari makan 4 kali dengan menu 3x nasi + 1x cemilan yang total nilainya sebesar Rp 50.000 per hari. Maka uang fidyah yang dibayarkan adalah sebesar Rp 50.000 dikalikan jumlah hari yang ditinggalkan.


Orang yang wajib berbuka dan meng-qadha.

Para fukaha sepakat bahwa wajib berbuka bagi perempuan yang dalam keadaan haid dan nifas (haram bagi mereka berpuasa dan shalat). Mereka wajib meng-qadha puasa sebanyak hari yang ditinggalkan.

Beberapa hari lalu ada yang menulis status di fesbuk, dia menyesal tidak bisa shalat tarawih karena sedang datang bulan. Astaghfirullah... tidak shalat adalah perintah Allah. Dari status fesbuk terlihat seolah dia tidak terima dengan larangan Allah tersebut.


Disadur dengan banyak perubahan dan penambahan dari: Newsletter PKPU edisi Ramadhan 1430 (mengambil sumber dari Fiqhus Sunnah, Sayyid Sabiq).

2009-08-10

private function

Nama Aplikasi (bukan nama sebenarnya):
Sipus Meong versi 4 (berbasis web)

Kebutuhan Utama:
1. Web Server
2. Database Server
3. PHP

Kegiatan:
Mengganti mesin dengan perangkat yang memadai.

Konfigurasi untuk kebutuhan 1, 2, dan 3 pada mesin baru tidak ada masalah. Jika dibandingkan dengan mesin lama, bisa dikatakan tidak ada perbedaan. Namun pada mesin baru muncul pesan kesalahan saat diakses:

Fatal error: Call to private VarBase::__construct() from context 'REQUEST' in /web/base/main/lib/gtfw/sanitizer/SanitizerFactory.class.php on line 80


Setelah cek dan tanya sana-sini, bisa dipastikan yang bermasalah ada di skrip PHP. Web dan database tidak perlu diutak-atik.

Mesin Lama: PHP 5.2.4
Mesin Baru: PHP 5.2.6 (tepatnya 5.2.6-1+lenny3)

Dari pesan kesalahan tersebut, maka makin diperhatikanlah berkas ini:
/web/base/main/lib/gtfw/sanitizer/SanitizerFactory.class.php

2009-06-08

DIKONTRAKAN

Di sepanjang jalan yang kulalui, ada beberapa bangunan yang ditulisi "DIKONTRAKAN" dengan huruf ukuran besar dan mencolok. Sepertinya maksud dari tulisan tersebut adalah bahwa bangunannya disewakan (=for rent).

Kata dasar yang digunakan adalah "kontrak".
dikontrakan <-- di-an + kontrak

Adakah imbuhan "di-an" dalam bahasa Indonesia?

Jika yang dimaksud adalah benar "disewakan", maka imbuhan yang dipakai adalah "di-kan":
di-kan + kontrak --> dikontrakkan

Sehingga dibaca:
di-kon-trak-kan

Lalu kalau yang dibaca berbunyi "di-kon-trak-an", itu yang bagaimana?
Itu kata "kontrak" diberi akhiran "-an" ditambah kata depan "di", sehingga penulisannya:
di kontrakan

Sebagai kata depan, "di" harus dipisah. Akhiran "-an" membentuk kata benda.
Contoh: Saat ini saya tinggal di kontrakan.

2009-05-15

Bikin Hidup Jadi Lebih Berwarna

Kadang terasa sulit untuk membaca file konfigurasi. Kita ambil contoh saja file ini:
/etc/default/ntpdate


# The settings in this file are used by the program ntpdate-debian, but not
# by the upstream program ntpdate.

# Set to "yes" to take the server list from /etc/ntp.conf, from package ntp,
# so you only have to keep it in one place.
NTPDATE_USE_NTP_CONF=no

# List of NTP servers to use (Separate multiple servers with spaces.)
# Not used if NTPDATE_USE_NTP_CONF is yes.
NTPSERVERS="id.pool.ntp.org"

# Additional options to pass to ntpdate
NTPOPTIONS="-u"


Kucoba warnai agar lebih menarik:
:syntax on