2010-01-07

Half Speed

Seperti perkiraanku, semakin tinggi paket yang diambil, semakin sulit untuk mencapai kecepatan penuh.

ISP: Smart Telecom (EvDO Rev.A)
Paket internet: Silver (download/upload s.d. 512/128 kbps)
Lokasi pengujian: sekitar UGM, Yogyakarta

Berikut beberapa hasilnya:

Surabaya
Surabaya

* Surabaya dianggap sebagai lokasi terdekat. Kemungkinan karena geolocation IP-nya belum diperbarui.

2010-01-04

Full Speed

Tidak kusangka, ternyata bisa mencapai kecepatan penuh.
ISP: Smart Telecom (EvDO Rev.A)
Paket internet: Regular (download/upload s.d. 153,6/128 kbps)
Lokasi pengujian: sekitar UGM, Yogyakarta

Berikut beberapa hasilnya:

Surabaya
Surabaya

* Surabaya dianggap sebagai lokasi terdekat. Kemungkinan karena geolocation IP-nya belum diperbarui.

2009-12-17

Surat Keterangan Pindah

Hal-hal yang perlu disiapkan oleh pemohon:
1. pasfoto 3x4 sebanyak 6 lembar
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli, milik pemohon
3. Kartu Keluarga (KK) asli, di mana nama pemohon tercantum di dalamnya
4. catatan alamat tujuan yang lengkap (RT, RW, kode pos)
5. beberapa lembar uang untuk biaya administrasi

Setelah dandan rapi, selanjutnya berangkat menuju Kantor Kepala Desa. Sebaiknya memakai kendaraan bermotor karena nanti melanjutkan perjalanan ke Kecamatan dan Kabupaten.

Jika tinggal di kota, mungkin harus bertamu ke rumah Pak RT dan Pak RW terlebih dahulu, baru ke Kelurahan. Karena saya orang desa, langsung saja menuju ke balai desa.

2009-11-04

Binar

Ternyata di lembaga pendidikan pun tidak sedikit yang belum bisa menulis dalam bahasa Indonesia dengan benar. Jika dari 10 orang pengajar terdapat 3 orang yang masih salah, itu bukanlah jumlah yang sedikit.

Kesalahan yang paling sering kutemui adalah mengenai penggunaan tanda baca, awalan "di-", dan kata depan "di".

Tanda Baca (kali ini khusus di akhir kalimat)


1. titik "." : Digunakan dalam kalimat berita.
2. tanda tanya "?" : Digunakan dalam kalimat tanya. Biasanya juga diawali dengan kata tanya, misal: apa, siapa, bagaimana, dll.
3. tanda seru "!" : Digunakan dalam kalimat perintah atau kalimat seru. Kata perintah yang mengawali dapat berupa kata: jelaskan, sebutkan, dll.


Awalan "di-"

Sebagai imbuhan, awalan "di-" harus dirangkai dengan kata yang mengikutinya. Awalan "di-" berfungsi membentuk kata kerja pasif.
Contoh:
Kakak, tolong tempenya dibalik agar tidak gosong!


Kata Depan "di"

Sebagai kata, kata depan "di" harus ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Ingat, dalam dunia komputer, kata (word) adalah setiap rangkaian huruf yang dipisah oleh spasi. Kata depan "di" menunjukkan keterangan tempat.
Contoh:
Adik bersembunyi di balik pintu.


Jika guru tidak dapat berbahasa Indonesia dengan benar, lalu bagaimana masa depan murid-muridnya? :)