2008-11-17

Berhemat

PLN melakukan pemadaman bergilir dengan maksud untuk menghemat pemakaian listrik.


Pelanggan rumah tangga harus menyediakan lilin untuk penerangan. Sekarang tidak bisa lagi memakai lampu minyak ataupun petromaks karena bahan bakarnya telah dikonversi menjadi elpiji. Kompor minyak bisa diganti kompor gas, tapi petromaks belum ada yang pakai gas.

Karena penggunaan lilin bisa menjadi boros dan intensitas cahayanya kurang terang, sebaiknya pelanggan rumah tangga membeli lampu darurat. Meski masih kurang terang, namun sudah lebih baik daripada lilin. Lampu jenis ini menggunakan baterai yang bisa diisi ulang dan bisa otomatis menyala saat listrik PLN padam.

Pelanggan industri dan perkantoran tetap harus menggunakan listrik dalam jumlah besar. Mereka biasanya memiliki generator sebagai sumber listrik cadangan. Generator ini bermesin diesel sehingga memerlukan solar untuk mengoperasikannya.

Sejak beberapa waktu lalu, SPBU oleh Pertamina dilarang menjual BBM kepada pembeli yang menggunakan derigen. Pemilik traktor pembajak sawah bisa membawa traktornya ke SPBU untuk mengisi BBM. Apakah generator listrik harus diangkut ke SPBU juga?

2008-11-09

Baru Ditinggal Malah Berantakan

Kemarin sore pas berangkat menyang mBali, diiringi hujan lebat. Melewati ringroad jalan Kaliurang, ada angin yang sangat kencang terlihat dari pola air hujan yang turun.

Kemudian dikabari fathirhamdi kalau PPTIK UGM porak poranda. Si nugrahadi yang dikabari sepertinya sedih. Sedihnya itu karena dia melewatkan momen yang "menakjubkan", pas banget.

Kang Tikno pun menelponku menanyakan kabar yang sebenarnya.
"Aku rung ngerti, kang. Lagi mangkat nyang mBali ki."

Baca ini saja:
http://nugrahadi.pramono.info/2008/11/07/ugm-code-red/
http://fathirhamdi.wordpress.com/2008/11/07/badai-lesus-07-november-2008/

2008-11-06

Menyang mBali

Insya Allah besok siang kami berangkat ke Bali untuk menghadiri Indonesia Linux Conference (ILC) 2008. Kami 7 orang berangkat bersama-sama dari Jogja mewakili KPLI Jogja (adzymaniac & nugrahadi), Kuliax Project (stwn), debian-id (ryan_oke), dan KPLI Magelang (3 orang, belum kenal :D ).

"Latar belakang diadakannya Indonesia Linux Conference ini adalah sebagai ajang berkumpul bagi pengguna Linux di Indonesia untuk dapat bertukar pikiran antar pengguna Linux di satu daerah dengan pengguna Linux di daerah lain. Dengan diskusi ini diharapkan dapat menemukan langkah-langkah tepat yang dapat dilakukan untuk memajukan Linux di Indonesia. Selain itu juga merupakan wadah bagi pengguna Linux dari daerah-daerah di Indonesia untuk dapat berbagi dan bertukar pengalaman bagaimana mereka telah mengembangkan Linux di daerah mereka masing-masing. Sehingga diharapkan peserta konferensi ini dapat belajar satu sama lain dan dapat mengaplikasikan gagasan yang telah mereka dapatkan dalam event ILC 2008 ini."

Begitulah yang disampaikan dalam situs resmi ILC 2008.
Kalau ILC 2007 ada di sini: http://jogja.linux.or.id/ilc2007/

Tulisan di sini yang masih nyangkut:
Road to ILC
Kedua
Balada Indonesia Linux Conference/

2008-10-31

Tidak Mau Nonton

*Bukan kejadian sebenarnya.*

"Nonton Laskar Pelangi, yuk!"
"Nggak mau."
"Males ngantri tiketnya?"
"Bukan."
"Males mbayar tiket yang harganya naik?"
"Bukan."

"Lha terus kenapa? Bukannya dulu ngebet banget kalo film dah jadi mau nonton?"
"Pokoknya nggak mau! Rese banget sih?!"
"Heh, emang ada masalah apa sih?! Diajak nonton malah marah. Nyebelin banget."