Sepertinya aku ketinggalan info nih. Kuper. Masa' baru tahu kalau ada WikiMapia setelah lihat perempatan Pingit di tempat Fathir?
Karena baru tahu, ya jadi keasyikan gitu deh. Kemudian iseng meng-kapling beberapa tanah di sana. Teman-teman di kantor pun juga ikut-ikutan mengkapling tanah! Karena mereka juga keasyikan, kerjaan jadi ditunda. Gimana coba?! Duh, jadi merasa bersalah karena memberi tahu mereka. :(
Bukan sekadar "Ryan", melainkan "ryan_oke". Pernah jadi seorang "Kelompok Pengguna GNU/Linux Indonesia" (KPLI Jogja) dan "Forum Lingkar Pena" (FLP Yogyakarta).
2006-11-26
2006-11-18
Road to ILC
Sebentar lagi kami (ryan_oke, stwn, faithtear, dan nugrahadi) akan berangkat ke Surabaya untuk mengikuti Indonesia Linux Conference di ITS. Doakan kami...
Naik kereta api tut tut tut...
Ke Jogja-Surabaya...
Naik kereta api tut tut tut...
Ke Jogja-Surabaya...
2006-07-05
Akhwat menawarkan diri?
me: Di, kalau akhwat nawarin diri, sebenarnya perasaan kalian seperti apa sih? Menurutku, nggak usahlah malu, gengsi, ... Emang sih, ada ikhwan yang terlalu angkuh, bahkan sampai merendahkan. Sering kutemui dilema: Kalau merespons sinyal dari akhwat, takut dikira GR; kalau cuek, dikira nggak peka. Kalau akhwat ngomong secara lugas, kan mudah dipahami dengan jelas maksudnya tuh.
Diari: Tidak ada cinta yang lugas. Yang ada cinta yang bisa dirasa. Gunakan hatimu. Tanyakan padaNya.
Diari: Tidak ada cinta yang lugas. Yang ada cinta yang bisa dirasa. Gunakan hatimu. Tanyakan padaNya.
2006-06-09
Kondisi Warga FLP Yogyakarta Pasca Gempa
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar."
(Q.S. Al Baqarah: 155)
Sabtu pagi 13 hari yang lalu, 29 Rabi'ul Tsani 1427 (27 Mei 2006) pukul 05.53 WIB, sebagian orang masih terlelap, bermalas-malasan, memulai kegiatan, dan sebagian yang lain sudah beraktivitas di luar rumah. Hingga goncangan itu terjadi. Banyak yang berhamburan keluar, namun ada juga yang tetap bertahan di dalam karena kaki terasa sangat sulit untuk menapaki lantai. Goncangan terasa begitu kuat dengan durasi yang cukup lama.
Setelah goncangan berhenti, ramai-ramai pada menghubungi/dihubungi keluarga yang ada di luar kota. Ternyata keluarga yang tinggal cukup jauh dari Yogyakarta pun juga dapat merasakannya.
Awalnya ada yang mengira-ira ini karena ulah Sang Merapi yang berdiri angkuh di utara sana. Oh, bukan. Ini terlalu besar. Terlalu lama. Terlalu jauh jangkauan getarannya. Ini pasti tektonik. Dari arah yang biasa menimbulkan gempa di sini. Dari laut selatan. Ini mungkin dari sana.
(Q.S. Al Baqarah: 155)
Sabtu pagi 13 hari yang lalu, 29 Rabi'ul Tsani 1427 (27 Mei 2006) pukul 05.53 WIB, sebagian orang masih terlelap, bermalas-malasan, memulai kegiatan, dan sebagian yang lain sudah beraktivitas di luar rumah. Hingga goncangan itu terjadi. Banyak yang berhamburan keluar, namun ada juga yang tetap bertahan di dalam karena kaki terasa sangat sulit untuk menapaki lantai. Goncangan terasa begitu kuat dengan durasi yang cukup lama.
Setelah goncangan berhenti, ramai-ramai pada menghubungi/dihubungi keluarga yang ada di luar kota. Ternyata keluarga yang tinggal cukup jauh dari Yogyakarta pun juga dapat merasakannya.
Awalnya ada yang mengira-ira ini karena ulah Sang Merapi yang berdiri angkuh di utara sana. Oh, bukan. Ini terlalu besar. Terlalu lama. Terlalu jauh jangkauan getarannya. Ini pasti tektonik. Dari arah yang biasa menimbulkan gempa di sini. Dari laut selatan. Ini mungkin dari sana.
Subscribe to:
Comments (Atom)