2005-05-20

Bilakah ajal 'kan menjelang, jemput rindu syahid yang penuh kenikmatan...

Saat pulang kampung beberapa waktu lalu, aku terpesona dengan lantunan senandung "Kaca yang Berdebu" di radio ICFM *). Yang melantunkan kalau tidak salah adalah Maidani (atau siapalah, pokoknya pengucapannya mirip-mirip itu). Saat sudah kembali ke Yogya, aku ingin mendengarkan kembali senandung tersebut di RamaFM. Namun sayang, sepertinya RamaFM belum memiliki koleksinya.

Nampaknya syair senandung ini diilhami dari sabda Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim:
"Sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya, maka jika engkau berusaha meluruskannya (dengan paksa) pasti akan patah, dan jika engkau biarkan maka akan senantiasa bengkok, oleh karena itu nasihatilah wanita itu dengan baik."

Juga dari buku "Kaca-Kaca Berdebu" (Nurhayati Amir, Mizan):
"Hati wanita ibarat kaca yang berdebu. Bila dibersihkan terlalu keras, kaca akan pecah berantakan. Jika diusap terlalu lembut, kaca akan bertambah kotor. Wanita mudah mengalirkan air mata jika hatinya terluka. Namun tak ada yang dapat melebihi keindahan dan keagungan seorang wanita yang tampil sesuai fitrahnya. Kasih sayangnya, pesona pribadinya, dan kelembutannya benar-benar tak ada duanya."



-=-=-=-=-=-=-=-=-=


  • Kaca yang Berdebu *



Dia ibarat kaca yang berdebu
Jangan terlalu keras membersihkannya
Nanti ia mudah retak dan pecah


Ia ibarat kaca yang berdebu
Jangan terlalu lembut membersihkannya
Nanti ia mudah keruh dan ternoda


Ia bagai permata keindahan
Sentuhlah hatinya dengan kelembutan
Ia sehalus sutera di awan
Jagalah hatinya dengan kesabaran


Lemah-lembutlah kepadanya
Namun jangan terlalu memanjakannya
Tegurlah bila ia tersalah
Namun janganlah lukai hatinya


Bersabarlah bila menghadapinya
Terimalah ia dengan keikhlasan
Karena ia kaca yang berdebu
Semoga kau temukan dirinya
Bercahayakan iman

-=-=-=-=-=-=-=-=-=

O iya, "Kaca yang Berdebu" mengobati kekecewaanku karena senandung yang aku minta belum tersedia di koleksinya ICFM, yaitu "Keimanan" Haris Shaf Fix.
Aku mendengarkannya 2 kali dalam 1 hari!


  • ICFM Klaten (106.7 MHz), Media Dakwah dan Tarbiyah: Mengudara sejak bulan Sya'ban 1424 dari lantai 2 gedung Islamic Center Ibnu Abbas Klaten (dekat BTS ponsel belakang DLLAJR, jln. Yogya-->Solo kanan jalan setelah perempatan RSI Klaten) :) Stay Tune!
    Sekarang sudah ada "saingan": HizFM & MQFM


  • "Revolusi Jilbab" sudah aku miliki lho, bukan hanya pinjaman! Untuk seseorang nun jauh di sana, terima kasih atas pemberian bukunya. Jazakillah... (eh, ketahuan dong kalau dari akhwat :"> ) Yang di Yogya sini keterlaluan, masa' tidak ada yang meminjamiku?


1 komentar:

  1. ass, akh ryan terimakasih nih mau memasukkan io fm ke blog antum saya baca baca ndak papa kan ?

    BalasHapus