2013-07-26

Multiboot pada Raspi

Karena baru ingin coba-coba, saya memilih menggunakan BerryBoot. Raspberry Pi menganjurkan penggunaan New Out Of Box Software (NOOBS) bagi pemula. Dalam NOOBS terdapat Raspbian, Arch Linux, Pidora, RISC OS, OpenELEC, dan RaspBMC.

NOOBS memudahkan proses pemasangan sistem operasi di Raspberry Pi. Tinggal salin berkas ke SD card, booting, lalu pilih distro yang ingin dipasang. Kekurangan NOOBS bagi saya adalah dia hanya bisa memasang salah satu distro saja. Jika ingin mencoba distro lain, maka distro yang sebelumnya telah terpasang akan dihapus.


Sedangkan BerryBoot memungkinkan kita untuk melakukan multiboot pada Raspberry Pi. Setiap pemasangan distro baru tidak menghapus distro lain yang telah terpasang. Jika ingin mencoba distro lain, tinggal pilih yang diinginkan saat proses booting.



Unduh BerryBoot di sourceforge.net, ekstrak isinya ke SD card, masukkan ke Raspberry Pi, lalu nyalakan. Selanjutnya tinggal ikuti langkah-langkah yang muncul di layar. Secara default, BerryBoot akan memasang sistem operasi langsung dari internet.

Karena sumber daya internet saya terbatas, agar BerryBoot tidak mengunduh dari internet saat instalasi, maka saya juga perlu menyiapkan distro yang langsung siap dipasangkan dengan BerryBoot. Saya mengambilnya dari sourceforge.net juga. Ada Raspbian, OpenELEC, Fedora, Linaro, Ubuntu, Chameleon, RaspRazor, BerryWebserver, Puppy, berryterminal, dan OLPC.

Berkas distro yang asli hanya dapat dipasangkan dengan BerryBoot jika telah diubah ke format SquashFS. Jika tidak, akan muncul peringatan seperti ini:



Proses konversinya silakan ikuti langkah-langkah yang dianjurkan.

Setelah BerryBoot terpasang, SD card menjadi terdiri dari 2 partisi. Yang di muka berformat FAT untuk booting, berukuran beberapa puluh megabyte saja. Sisanya berformat ext4 sebagai tempat berbagai sistem operasi yang akan dipasang dan juga untuk menampung data tambahan.

Karena SD card yang saya gunakan berkapasitas lumayan besar, saya kemudian membagi partisi ext4 tersebut di atas. Saya berencana meletakkan semua data tambahan di partisi yang baru, tidak campur dengan berkas milik sistem operasi. Namun ternyata malah mengalami masalah.



Gambar lain:
http://www.flickr.com/photos/ryan_oke/tags/berryboot/

1 komentar:

  1. Congrats to all and hoping to see some fantastic projects in the future!

    BalasHapus