2011-12-08

Tampilan Baru

Hari kemarin saya memperbarui aplikasi Google Maps yang ada di ponsel. Versi terbaru tersebut adalah 6.0.0. Perbedaan yang langsung terlihat dari versi sebelumnya adalah tampilan antarmuka.


gmaps


Ada fitur menarik dari versi baru ini[0]:
- Indoor maps (beta) are now available for select airports, shopping malls, and more. Learn more at g.co/indoormaps
- Menu added to the top toolbar for easy switching between common features.
- Updated home screen for Places, now with popular searches based on your location.
- Option to disable automatic screen dimming for Navigation.


Indoor maps belum saya coba cari lokasinya di mana.

Saat mencoba fitur Navigation, masih belum tersedia untuk Indonesia. Namun kabarnya fitur ini dapat diaktifkan dengan trik tertentu (belum saya coba).

Saat saya menulis ini, ternyata sudah muncul versi yang lebih baru (6.0.1):
Bug fixes for certain newer devices.

[0]https://market.android.com/details?id=com.google.android.apps.maps

2011-12-01

BlankOn Pindah ke Debian

Beberapa waktu lalu ada kabar menarik. BlankOn akan berpaling dari Ubuntu ke Debian.[0]

Permasalahan yang akan muncul jika tetap menggunakan Ubuntu adalah:
- Destop GNOME sudah sedemikian diubah alur UX-nya di Ubuntu, tidak sejalan dengan alur UX BlankOn.
- Perubahan di Ubuntu tidak lagi menjamin alur UX BlankOn konsisten di masa depan.

Dengan berpindahnya BlankOn ke Debian, maka diharapkan:
- Berkelanjutan: Meminimalisasi terhentinya proyek.
- Debian lebih cocok karena lebih murni: Mudah untuk berkreasi di atasnya. Kustomisasi dilakukan via konfigurasi program.
- Fokus: Pengembang bisa lebih fokus ke UX daripada mengurusi distro dasar.

Meski mirip, para pengembang tetap perlu mempelajari lebih dalam tentang Debian.




Tambahan [2011.12.02 10:10]: