2008-01-07

Apartemen di Yogyakarta

Beberapa waktu lalu saat ke Plaza Ambarrukmo, dari jauh kulihat ada sebuah stan apartemen di pameran properti. Wow, keren! Mau dibangun di mana nih...

Setelah kudekati, ternyata lokasinya di Solo, jl. Yosodipuro 133. Solo Paragon, apartemen 4 menara yang dilengkapi dengan kawasan pedestrian dan mal. Saat googling, baru tahu kalau ternyata di Solo akan hadir 3 apartemen. Dua lainnya adalah Kusuma Mulia Tower di jl. Slamet Riyadi 209 dan The Center Point Solo di reruntuhan Plasa Purwosari.

Di Yogya kapan tambah lagi ya...
Kalau peraturan yang ada tidak memungkinkan dibangun, lalu yang satu itu bagaimana?

5 komentar:

  1. hehehe akhirnya solo bisa nyaingi Yogya..


    reply:
    Setelah Solo Grand Mall dikalahkan Plaza Ambarrukmo, sepertinya akan dibalas telak nih.

    BalasHapus
  2. apartemen di jogja udah banyak ya cuk? kalo dulu seingatku cuma ada yg di belakang sanata dharma sama apartemenya ugm yg deket ikip.


    reply:
    Belum nambah kok. Agak membuat heran, kenapa Yogyakarta tidak banyak apartemennya. Mungkin Perda yang ada belum memungkinkan untuk dibangun.

    BalasHapus
  3. kalau di balikpapan, apartemen yg lagi dibangun ada balikpapan super block (bsb), grand sudirman, pasar baru square (pbs), sama seaview apartemen. rata2 cuma 2 tower dan sekitar 18lantai, bsb & pbs selain apartemen jg punya mall n hotel. trs ada jg the plaza balikpapan, ini mall lama, tapi lagi dibangun lagi, katanya dalam 5th kedepan rencananya jg ada apartemen, hotel, dan taman hiburan :D

    BalasHapus
  4. pertama, apartemen di solo terlalu spekulatif, riset segmentasi penghuninya tidak dalam, dikhawatirkan 3 proyek apartemen besar ini sulit laku.
    kedua, pak jokowi selaku walikota solo rupanya inkonsisten, jika pada awal jabatannya beliau mengatakan akan membangun solo utara, tetapi ternyata melenceng, alias kembali lagi ke seputaran jalan slamet riyadi, akibatnya beban jalan ini semakin lama semakin berat dan menambah beban baru bagi kota.
    ketiga, wacana apartemen ataupun bangunan vertikal lainnya hukumnya wajib, mengingat open space di kota solo tinggal 12% saja, jadi tinggal di bangunan vertikal harus segera disosialisasikan dan direalisasikan.
    begitu menurut saya, maturnuwun

    BalasHapus
  5. Apartemen di Solo kayaknya tidak akan laku seperti di Jakarta, Surabaya. Akan lebih laku bila dibangun di Sepanjang Ring Road Yogya, ini prediksi saya lho.....



    reply:
    Di luar dugaanku juga. Yang di Solo ini ternyata laris lho. Sebentar lagi serah-terima kunci unit.

    BalasHapus